DOSEN FISIP UHAMKA DUKUNG PELESTARIAN BUDAYA LOKAL DENGAN BERKONTRIBUSI PADA PENYUSUNAN MATERI DAN BAHAN AJAR PEMBELAJARAN SILAT BETAWI BERBASIS TEKNOLOGI KOMUNIKASI DI CONDET, JAKARTA TIMUR
Jakarta Timur_Minggu, 31 Juli 2022
Siapa tak kenal Silat Betawi? Olahraga bela diri ini memang telah dikenal hingga ke seluruh penjuru dunia sebagai olahraga sekaligus seni bela diri asli Indonesia. Sempat semakin dikenal karena masuk dalam beberapa scene film action garapan Hollywood. Tim PKM FISIP UHAMKA turut melestarikan aset Indonesia ini dengan memfasilitasi Workshop Penyusunan Materi dan Bahan Ajar Pembelajaran Silat Betawi di Balai Kesenian Betawi Condet Balekambang Jakarta Timur 27-31 Juli 2022.Diakui ketua perguruan PPS H.Ridwan, Bang Irwansyah merasa sangat terbantu dengan difasilitasi oleh Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Dosen FISIP UHAMKA dan Sanggar Virtual RKC untuk menggarap materi dan bahan ajar pembelajaran Silat Betawi di perguruannya. Dalam momen penutupan acara workshop ia juga mengungkapkan rasa syukur dan sangat berterima kasih atas bantuan Tim PKM dan RKC juga atas kelancaran acara ini. Hal ini juga disambut suka cita oleh Ketua Tim PKM Dosen Fisip UHAMKA Dini Wahdiyati. Menurutnya kegiatan ini adalah kegiatan kerjasama yang kesekian kalinya bermitra dengan RKC. Dengan suksesnya acara ini Founder RKC, Ikhsan Kamil turut memantik agar para akademisi juga ambil bagian dalam upaya pengambangan budaya lokal khususnya di Condet, Jakarta Timur.
Kegiatan ini diungkap oleh Dini telah menghasilkan materi dan bahan ajar pembelajaran silat betawi yg telah terdokumentasi rapi, bahkan dengan demikian juga PPS H.Ridwan akan diproyeksikan untuk ke depannya dapat mengembangkan pembelajaran blended learning yakni dengan luring dan daring sekaligus sehingga dapat menjawab tantangan pembelajaran silat di era pandemi covid saat ini dengan memanfaatkan teknologi komunikasi secara maksimal. Selain itu dengan adanya dokumentasi materi dan bahan ajar pembelajaran silat betawi ini PPS H.Ridwan bisa lebih mendapatkan kesempatan untuk melebarkan sayap dan bergabung ke Ikatan Pencak Silat Indonesia agar bisa berpartisipasi dalam kejuaraan Nasional dan Internasional, tambah Dini.
Harapan kelanjutan acara ini juga menjadi hal yang ditunggu kemudian hari. "Kami berharap akan ada kerjasama lainnya khususnya untuk mengembangkan budaya lokal di Condet, dan UHAMKA menjadi pegangan kami untuk belajar banyak hal yang bermanfaat", imbuh Bang Kamil..
Posting Komentar untuk " DOSEN FISIP UHAMKA DUKUNG PELESTARIAN BUDAYA LOKAL DENGAN BERKONTRIBUSI PADA PENYUSUNAN MATERI DAN BAHAN AJAR PEMBELAJARAN SILAT BETAWI BERBASIS TEKNOLOGI KOMUNIKASI DI CONDET, JAKARTA TIMUR"